Tampilkan postingan dengan label kota. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kota. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 01 Februari 2014


Ente tentu tahu bahwa sekarang cari kerjaan itu susah. Jadi kesempatan apapun yang ada harus Ente manfaatkan dengan sangat baik. Salah satu kesempatan karir yang mungkin bisa Ente dapatkan adalah menjadi seorang kenek bis kota. Tapi pertanyaan terbesarnya, apakah Ente siap menjadi kenek? Apakah Ente punya segala kemampuan yang dibutuhkan??! Untungnya Ente baca MBDC.
Berikut adalah skill-skill penting yang harus Ente kuasai agar Ente bisa menjadi kenek bis kota yang ideal!

Sarana Pelengkap

Sebelum Ente naik ke bis, pastikan Ente punya sarana pelengkap yang memadai. Apakah itu? Sarana pelengkap terpenting dari seorang kenek adalah segenggam recehan. Gunanya adalah untuk dikecrekin di deket penumpang yang artinya, “Woy, bayar woy”. Selain itu, koin-koin ini juga berguna untuk diketukkan ke jendela bis yang artinya nyuruh supir berhenti karena ada orang yang mau naik atau turun.

Menyebut Rute Bis Ente Dengan Benar

Sebagai seorang kenek, tentunya Ente sudah harus mengetahui secara pasti rute bis Ente. Tapi sebenarnya yang paling penting adalah, Ente harus bisa menyebut rute bis Ente dengan benar! Hal ini sungguh penting, karena Ente harus bisa meneriakkan rute bis Ente dengan cepat dan bisa diulang berkali-kali. Oleh karena itu, kenek yang baik harus bisa menyingkat nama sebuah rute dengan efektif dan bisa diucapkan dengan cepat. Rumusnya kurang lebih begini:
  1. Sebut HANYA dua suku kata terakhir dari sebuah tujuan, atau
  2. Kalau rute tujuan terdiri dari dua kata, maka hanya sebut kata terakhirnya, atau
  3. Buat singkatan sendiri yang lebih efektif.
Bingung? Contohnya gini:
  1. Kalo tujuan Ente adalah Ciledug, maka yang harus Ente katakan adalah ‘ledug’
  2. Kalo tujuan Ente adalah Pondok Labu, maka yang harus Ente katakan adalah ‘labu’
  3. Kalo tujuan Ente adalah Blok M, maka yang harus Ente katakan adalah ‘Ble’em’
Nah, kalo Ente sudah kuasai apa yang harus Ente katakan, maka Ente harus belajar mengucapkannya dengan sangat cepat! Seperti:
‘ledug ‘ledug ‘ledug!!!
atau
labulabulabu!
atau
Ble’em ble’em ble’em!!!

Trik Menggaet Penumpang

Dengan banyaknya bis yang berute sama (seperti misalnya Metro Mini 610 atau 69) maka persaingan di bidang menggaet penumpang sudah tentu semakin ketat. Kenapa calon penumpang harus naik bis Ente? Apa yang membuat bis Ente lebih baik dari bis-bis lainnya? Di sinilah peran seorang kenek sangat penting! Sebagai seorang kenek, Ente harus bisa ‘menjual’ bis Ente agar penumpang mau naik ke bis Ente, bukan bis di belakang Ente. Ada dua hal yang bisa Ente lakukan, yaitu:
1. Bilang Kalo Bis Ente Kosong / Bisa Duduk
Gak peduli bagaimana keadaan di dalam bis Ente sebenarnya, Ente HARUS bilang ke penumpang Ente kalo bis masih kosong dan mereka bisa duduk! Ucapkan dengan sangat cepat dan meyakinkan hingga si calon penumpang bingung dan tanpa mereka sadari mereka udah naik bis Ente dan ternyata bis Ente penuh dan mereka harus berdiri. Ha! Tertipu!
2. Bilang Kalo Gak Ada Bis
Ini adalah salah satu trik paling penting di buku panduan menjadi kenek. Terkadang Ente gak bisa menggunakan trik bilang bis Ente kosong, karena terkadang bis Ente jelas-jelasan penuh. Gimana caranya maksa para calon penumpang untuk mau berdesak-desakan di dalam bis Ente? Tentu saja bilang kalo gak ada bis lain! Bilang jalanan macet dan gak ada bis, sehingga calon penumpang Ente akan bimbang, karena kemungkinan mereka gak bisa pulang untuk waktu yang lama. Mau gak mau mereka harus naik deh! Ha!

Pentingnya Fisik yang Fit

Ente kira siapa aja bisa jadi kenek? Salah! Seorang kenek yang baik haruslah memiliki kemampuan fisik yang baik. Dengan kata lain, seorang kenek harus fit! Kenapa seorang kenek harus fit? Karena Ente harus:
  1. Bergelantungan di pinggir bis hanya dengan bergantung pada satu tangan. Tanpa tangan yang kuat, Ente bisa jatuh!
  2. Harus bisa turun di bis dan mendarat dengan sempurna ketika bis belum berhenti dengan sempurna.
  3. Harus bisa lari mengejar bis, karena supir suka jalan seenaknya tanpa mempedulikan Ente.
  4. Ketika bis melambat, Ente harus bisa lari-lari dan berpindah dari pintu depan ke pintu belakang, dan sebaliknya. Kenapa? Tentu saja untuk minta duit dari penumpang-penumpang dong.
Tuh kan, lihat bagaimana kondisi fisik yang fit sungguh penting.

Menjadi Pembuka Jalan

Inilah nilai terpenting dari seorang kenek. Segala kemampuan Ente hampir tidak ada gunanya apabila Ente tidak bisa membuka jalan untuk bis Ente. Membuka jalan ini sungguh penting agar bis Ente bisa melaju dengan cepat, mendahului para saingan! Bagaimana cara Ente menjadi pembuka jalan? Ada dua cara yang lazim dilakukan:
  1. Menghalangi kendaraan dari arah yang berlawanan, sehingga mereka gak bisa lewat (mereka gak mungkin berani nabrak Ente dong) dan bis Ente bisa melenggang dengan damai. Atau,
  2. Dalam keadaan macet, nyuruh mobil-mobil di depan Ente untuk maju (walaupun terkadang terlihat mustahil) supaya bis Ente bisa naik trotoar/lewat pinggir/ngelawan arah/apapun, yang penting bisa lewat dari kemacetan.
Terkadang Ente juga harus kreatif dan berimprovisasi. Pokoknya intinya cuma satu: Bis Ente harus lewat duluan, persetan dengan pengguna jalan lain dan rambu lalulintas.
Demikianlah. Jadi sekarang Ente tahu kan bagaimana sulitnya jadi kenek? Ente pasti mulai bisa menghargai dan mempertimbangkan karir sebagai kenek dong? Kalo Ente udah jadi kenek senior, mungkin Ente bisa naik pangkat jadi Supir Bis loh! Jadi supir bis dengan kata lain Ente adalah raja jalanan! Luar biasa! Selamat mencoba!

Selasa, 17 Desember 2013


Bagi banyak orang, alun-alun merupakan identitas sebuah kota dan bisa dianggap sebagai wajah depan kota itu. Banyak daerah di nusantara yang seakan berlomba  dengan mempercantik wajah alun-alun dan melengkapinya  dengan berbagai fasilitas gratis untuk publik sebagai  tempat wisata alternatif.

Namun tidak demikian halnya dengan alun-alun yang berada di Kota Jember – Jawa Timur. Nyaris tak ada keindahan yang tampak pada alun-alun ini.Saya sendiri merasa kaget dan seolah tak percaya dengan sosok alun-alun itu. Ketika saya singgah di pusat kota itu, saya merasa bingung juga apa benar lahan terbuka itu memang berfungsi sebagai alun-alun.

Maklum saja, alun-alun yang satu ini benar-benar berbeda dan tampak paling biasa  disbanding alun-alun di kota lainnya yang pernah saya singgahi. Alun-alun itu hanya berupa lapangan terbuka saja. Tak ada taman dengan beraneka jenis tanaman,  monumen  yang berfungsi sebagai land mark atau ornamen – ornamen  hiasan lainnya.

 

Yang ada ada disana hanyalah deretan pohon kelapa dan tanaman lainnya yang cukup panjang dan memberi kesan teduh pada salah satu sisi alun-alun-alun. Pada sisi alun-alun ini terdapat monumen Adipura dan monumen lainnya yang tidak jelas apa nama dan bentuknya. Ada juga deretan tenda para pedagang.Hanya itu saja yang saya temui di alun-alun kota Jember ini.

Untunglah  saya masih terhibur dengan adanya Masjid Agung  yang berada di seberang jalan dari alun-alun ini. Walau tidak besar dan megah, masjid itu cukup menarik dengan bentuk bangunannya yang khas dan didominasi warna hijau.
Ada juga bangunan kuno di seberang alun-alun dengan gaya dan arsitekturnya yang artistik.

 

  ---------------------------------------------------------------------------------------------------

Break Session :
Baca juga artikel-artikel menarik lainnya di Blog ini dengan Langsung KLIK Link di bawah ini atau kata-kata berwarna Biru lainnya :
  
OLeh-oleh Khas Tuban 

Indahnya Panorama Pantai Pasir Putih Di Situbondo
Aksi Roode Brug Surabaya Peduli Veteran
Semaraknya Karnaval Budaya Di Tuban
Indahnya Indonesia Dalam Karnaval Budaya
Buaya Di Pantai Kartini - Rembang
Nunasa Klasik Di Masjid Agung Rembang

Situs Giri Kedaton Peningggalan Sunan Giri
Nasi Krawu yang Nikmat dan Khas Gresik
Menyimak Jejak R.A. KArtini Di Museum 
Artefak Di Kawasan Makam Sunan Bonang 
Mengenang RA Kartini Melalui Foto-Foto Lama

Hantu Yang Aneh di Lamongan 
Relief 3 Dimensi di Kelenteng Tuban 
Api Yang Tak Bisa Padam Di Bojonegoro
Maharani, Si Cantik dari Lamongan 
Serunya Disemprot Air di Tempat Wisata
Indahnya Masjid Agung Raudlatul Jannah Di Probolinggo

Semaraknya Karnaval Budaya 2012  Di Tuban
Mobil Rolls Royce Kuno Milik Dinasti Sampoerna
Ijazah Dokter Jawa Di Masa Lampau
Merak Albino Yang Eksotis dan Langka 
Indahnya Kebun Raya Purwodadi Di Musim Kemarau 
Susahnya Transportasi Menuju Ke Gunung Bromo

Sisi Lain Monumen Tugu Pahlawan Surabaya 
Ragam Kapal dan Perahu Tradisional di Lamongan 
Sosok Dokter Perintis Museum SANTET  
Meriahnya Parade Senja Di Grahadi Surabaya 
Pura Mandara Giri Semeru Yang Megah Di Lumajang

Relief Kucing Di Kelenteng Tjoe Ling Kiong - Tuban
Kota TEXAS Di Lamongan 
Museum Yang Menyimpan Benda-Benda Santet 
Harimau dan Singa Liar Di Lamongan
Benda-benda Bernuansa Mistis dan Magis di Museum
Bisnis Tokek Yang Menggiurkan Ala Probolinggo

Kuda Unik Yang Bermahkota dan Bersayap
Jejak Sekolah Presiden Soekarno Di Surabaya
Monumen Tenggelamnya Kapal Van Der Wijk Di Lamongan
Kisah Ali Baba Di Istana Boneka
Lukisan Ala Komik Di Kelenteng Bojonegoro 
Penjual Bunga Edelweiss Di Gunung Bromo
 
Purna Siswa dan Gelar Prestasi TK Integral Hidayatullah - Tuban
Play Group Hidayatullah - Tuban
Taman Kanak-Kanak Integral Hidayatullah - Tuban
Tank Marinir Yang Legendaris Di Museum Probolinggo 

Pawai Budaya Hari Jadi Kota Probolinggo Yang Semarak

Gadis di Tuban  Penarik Truck Dengan Menggunakan Rambut dan Gigi
Kerangka Gajah Purba Di Lamongan
Wisata Religi Di Makam Sunan Giri
Nasi Krawu Yang Nikmat dan Khas Gresik
Kue Pudak yang Nikmat dan Khas Gresik

Indahnya House Of Sampoerna Di Malam Hari
Kirab Piala Adipura Di Tuban
Parade Mobil Hias Di Tuban 
Pesawat Nomad TNI Angkatan Laut  Di Lamongan 
Kapal Selam Yang Terdampar Di Surabaya

Gedung Setan Yang Terkenal Di Surabaya
Mengenang Marching Band Sampoerna Yang Fenomenal
Indahnya Panorama Senja Di Pantai Kartini 
Pasar Tradisional Di Ranuyoso Yang Eksotis
Kelenteng Sumber  Naga Di Kota Probolinggo  

Nostalgia Foto-foto Tuban Masa Lampau
Batu-batu  dan Relung Unik di Gua Akbar
Legenda Batu Gajah di Tanah Tuban
Sumber Air Tawar Di Pantai Boom Tuban 
Atraksi Kekuatan Ala Samson Di Tuban 

Nenek Penghuni Hutan Pinus Di Banyuwangi 
Bunker Peninggalan Belanda Di Surabaya
Wisata Guci Alit Yang Indah Di Lumajang 
Pura Luhur Poten Di Lautan Pasir Gunung Bromo

Gunung Bromo Yang Indah Dan Mengesankan
Lokomotif Kuno Di Museum Probolinggo
Legenda Tank Amfibi Peninggalan Belanda Di Ranu Grati
 

Indahnya Masjid Agung Tuban di Malam Hari 
Kejurnas Off Road 4x4 Real Adventure di Tuban
Reog Malam Bulan Purnama Di Tuban 
Indahnya Pantai Panyuran - Tuban 
Pameran Foto Bol Brutu di House Of Sampoerna 

Souvenir Ongkek Yang Unik dan Khas Tuban
Mushola Unik Di Dalam Gua Akbar 
Pantai Sowan Yang Indah dan Alami
Rumah Serangga Di Lamongan
Meraup Kesegaran Alami Di Pemandian Bektiharjo
Iklan Pajak Keliru Ala Tuban 

Kelenteng Hong Tiek Hian - Surabaya

Makam Siti Fatimah Binti Maimun Yang Unik
Harimau di kelenteng Kwan Sing Bio 


Wanita Mini 75 cm dari Tuban 
Nuansa Nostalgia Di Pantai Tasikharjo Tuban 
Tradisi Bubur Suruh Di Makam Sunan Bonang
Buah Kenitu Yang Nikmat Dan Segar 
Kesenian Jaran Bodag Yang Eksotis dari Probolinggo

Bertemu Bajak Laut Di Lamongan
Indahnya Pasar Bunga Kayun Di Surabaya
Wisat` Laut Tuban Yang Mengecewakan
Makam Panjang 9 Meter di Gresik
Arca-arca Kuno Di Pemandian Banyu Biru 

Rumah Kucing Di Lamongan 
Pesona Kuda Jingkrak di Tuban
Rumah Sakit Hantu Di Lamongan 
Foto Gus Dur di Kelenteng Boen Bio 
Gulai Kacang Hijau Yang Unik Ala Surabaya

Nuansa Horor Di Museum Kesehatan
Sumber Air Tawar Di Pantai Boom Tuban 
Ikon Ala Nazi di Kelenteng Kwan Sing Bio
Situs Bangunan Kuno Di Kayangan Api 

Camilan Ampo Yang Terbuat dari Tanah
Menguji Adrenalin di Watu Ondo
Rambu Ala Slankers Di Bojonegoro
Buah Kepel Sebagai Deodoran Alami
Kelenteng Mungil Poo Tong Biaw di Besuki

Nikmat dan Segarnya Es Dawet Siwalan
Indahnya Alun-alun Tuban di Malam Hari
Pesona Kesegaran Air Terjun Sri Getuk
Ribuan Ikan dan Kelelawar di Gua Ngerong
Gemerlap Istana Dalam Gua 
 

Rumah Gajah Mungkur Yang Indah Dan Unik
Museum Anak Kolong Tangga
Jangkar Bermata Empat Di Museum Kambang Putih
Pesona Keindahan Candi Prambanan
Parade Foto-foto Indah Karya Brutuis

Pondok Pesantren Dalam Gua Yang Fenomenal
Minuman Legen Yang Nikmat dan Segar
Jejak Majapahit di Candi Jabung  
Uang Lama Dan Kuno Keluaran Probolinggo
Kesenian Singo Ulung Yang Eksotis Dari Bondowoso

Relika Makam Walisongo Di Lamongan
Nikmatnya Jajanan Ala Kampung Ampel - Surabaya 
Mobil Rolls Royce Kuno Milik Dinasti Sampoerna 
Pesawat Nomad TNI Angkatan Laut  Di Museum Probolinggo 
Gereja Merah Yang Unik Di Probolinggo 

 Tips Mencari  Dan Mendapatkan Pemasang Iklan Di Blog

 Tips Mencari dan Mendapatkan Pemasang Iklan Di Blog #2

Tips Mencari dan Mencdapatkan Pemasang Iklan Di Blog #3 
================================================================
Di seberang jalan alun-alun ini juga terdapat  Kantor Bupati Jember dengan warnanya yang putih . Di depan kantor pemerintahan ini terdapat monumen seorang pejuang. Sayang, monumen  itu juga tampak lucu karena postur monumen  yang seolah tidak proporsional.
Alun-alun Jember yang sangat sederhana ini tentu kontras dengan profil kota ini yang lebih ramai dan besar disbanding kota-kota yang ada di sekitarnya.

Terlebih dengan adanya Universitas Negeri Jember disana dengan banyak anak-anak mudanya yang biasanya suka berrefreshing di alun-alun sebagai pusat kota.

Belum lagi dengan kebesaran nama Jember dengan populernya ajang Jember Fashion Carnival ( JFC ) nya yang  Go National dan Go International.
Saya tidak tahu kenapa dan faktor apa sehingga pihak pemerintah daerah setempat seperti tidak tertarik untuk membenahi dan mempercantik alun-alun ini. Bila hal ini terus berlanjut, bisa dipastikan alun-alun itu merupakan alun-alun yang paling sederhana dan paling jelek untuk tingkat kota.
 
Dalam hal ini, warga di Kota yang berjulukan Kota Suwar-Suwir itu boleh merasa iri dan malu pada kota  di sekitarnya yang walau  kotanya lebih kecil namun jauh memiliki alun-alun yang lebih bagus, indah dengan fasilitas yang  tertata dengan baik.
 



Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!