Tampilkan postingan dengan label manfaat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label manfaat. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 30 Agustus 2014

Buah Salak - Siapa yang belum pernah merasakan buah yang satu ini, buah yang mempunyai rasa yang enak kalau sudah matang, buah ini banyak terdapat di pekarang rumah saya waktu dulu, namun sekarang sudah tidak ada lagi, karena sudah di habiskan oleh bapak saya, karena pohon yang berduri, jadi di bunuh. lain halnya dengan buah pisang yang masih tetap ada sampai sekarang. buah salak memiliki pohon yang banyak sekali durinya dan berbahaya kalau terkena durinya.

Buah yang mempunyai nama latin (Salacca Edulis). Buah salak mempunyai kandungan nutrisi yang cukup tinggi seperti kalsium, flavonoida, saponin, dan tanin. Dalam setiap 100 gr buah salak mengandung Kalori (77 kal), Protein (0,40 g), Karbohidrat (20,9 g), Kalsium (28 mg), Fosfor (18 mg), Zat besi(4,2 mg), Vitamin B (0,04 mg), Vitamin C (2 mg) dan Air (780 mg) dengan jumlah bagian yang bisa dimakan hanya 50%.


Kandungan  Gizi dan Manfaat Buah Salak



  • Meningkatkan Kinerja Otak
    Berdasarkan pada kandungan gizi yang cukup lengkap tersebut, maka tidak mengherankan jika buah salak memberikan manfaat kesehatan yang baik bagi tubuh apabila dikonsumsi salah satunya adalah meningkatkan kinerja otak sehingga tidak heran jika buah salah dapat meningkatkan kepintaran seseorang, berdasarkan penelitian juga bahwa  meningkatnya kinerja otak tersebut dikarenakan adanya kandungan potassium dan pektin. Dimana potassium dimanfaatkan oleh sistem saraf otonom (SSO) sebagai pengendali detak jantung dan meningkatkan fungsi otak untuk mengatur kecerdasan sesorang yang mengkonsumsinya, selain itu berdasarkan hasil penelitian lain yang juga telah dipublikasikan pada jurnal “Integrative Cancer Therapies” diketahui bahwa kandungan pektin pada salak berpotensi mencegah dan mengobati kanker prostat, dimana kandungan pektin ini menghambat reproduksi sel kanker serta menurunkan risiko apoptosis.
  • Baik Untuk Kesehatan Mata
    Ternyata buah salak juga mengandung betakaroten yang sangat baik untuk kesehatan mata Anda. Berdasarkan penelitian pada buah salak ternyata kandungan betakarotennya lebih besar 5,5 kali lebih besar dari buah mangga, dan 5 kali lebih besar dari buah semangka. Jadi untuk mempertajam penglihatan Anda tidak selalu harus mengkonsumsi jus wortel, dengan membuat jus salak pun merupakan alternatif lain untuk mata Anda.

  • Mencegah Sembelit
    Selain berfungsi untuk mengobati mencret karena diperkaya antitanin dan muncul mitos yang menyebutkan bahwa jika mengkonsumsi buah salak dapat mengakibatkan susah BAB, maka mitos tersebut tidak sepenuhnya benar. Karena menurut F.X. Wahyurin Mitano, seorang ahli gizi dari RSUD dr Soetomo, ketika Anda mengonsumsi buah salak maka jangan membuang kulit arinya,
    karena dalam kulit ari itulah terdapat kandungan serat yang dapat mengurangi kemungkinan mengalami sembelit setelah mengonsumsi buah salak seperti halnya saat Anda mengkonsumsi kulit ari pada buah jeruk.
  • Membantu Progran Diet
    Kandungan serat yang tinggi pada buah salak akan membantu anda merasakan kenyang lebih lama, sehingga dapat menghindarkan anda untuk makan porsi yang lebih besar. Buah salak baik dikonsumsi oleh anda yang sedang menjalani program diet untuk menurunkan berat badan.
Demikianlah ulasan tentang buah salak, baca juga tentang kandungan gizi pada buah apel.

Jumat, 27 Desember 2013


1. Apel membuat Anda pintar
Mungkin karena meningkatkan produksi asetilkolin, zat kimia yang mentransmisikan pesan antara sel-sel saraf, apel diperkirakan dapat menjaga otak tetap tajam seiring pertambahan usia,meningkatkan memori, dan berpotensi mengurangi kemungkinan mendapatkan penyakit Alzheimer, demikian menurut sebuah penelitian terbaru dari University of Massachusetts at Lowell.
Penelitian ini memang baru dilakukan terhadap binatang. Namun tak ada salahnya bila Anda mulai mencoba membiasakan diri untuk mengonsumsi makanan ringan bergizi ini
 
2. Apel bisa menurunkan kolesterol
Berkat dua komponen kunci, pektin (sejenis serat) dan polifenol (salah satu antioksidan kuat), apel dapat menurunkan kadar kolesterol darah dan mencegah oksidasi kolesterol jahat, proses kimia yang mengubahnya menjadi plak yang menyumbat arteri.
Untuk memaksimalkan manfaat apel, makan apel bersama kulitnya. Kulit apel memiliki dua sampai enam kali senyawa antioksidan.


3. Apel membantu Anda bernafas lebih mudah

Perempuan yang mengonsumsi apel saat hamil, akan melahirkan anak dengan resiko penyakit asma yang berkurang, demikian menurut para peneliti dari Inggris baru-baru ini.
Buah ini juga dapat melindungi paru-paru orang dewasa, menurunkan resiko asma, kanker paru-paru, dan penyakit lainnya.


4. Apel mampu melawan kanker

Hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa beberapa senyawa dalam buah yang berair mengekang pertumbuhan sel kanker, tapi akan bekerja secara maksimal saat apel dimakan seluruhnya (minus batang dan biji, tentunya).
Orang yang mengonsumsi apel lebih dari satu dalam sehari akan menurunkan resiko beberapa jenis kanker (mulut, esofagus, usus besar, payudara, ovarium, prostat, dan lain-lain) sebesar 9 - 42 persen.
 

5. Apel merupakan slow food
Buah ini mengandung serat sebanyak 5 gr, atau 20 persen dari kebutuhan asupan harian Anda.
Karena keras, apel mengharuskan Anda untuk mengunyah dengan sabar, dan hal ini bisa memberikan sinyal pada tubuh bahwa Anda kenyang, sebelum Anda terlalu banyak mengonsumsi kalori.
Pemanis alami dalam apel memasuki aliran darah secara bertahap, membantu Anda menjaga kadar gula darah dan tingkat insulin tetap stabil, sehingga Anda merasa kenyang lebih lama.
Hal ini kebalikan dari snack dengan pemanis buatan, yang membuat Anda cepat lapar kembali.
 
 
sumber
Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!